Articles

Harakira Article

Recent Post

Uncategorized

Dari Menuang hingga Mengancing: Aktivitas Motorik Praktikal yang Membentuk Kemandirian Anak 

Picture of Rofiannur
Rofiannur

Kemandirian tidak hadir begitu saja pada anak—ia dibentuk melalui proses panjang yang dimulai sejak dini. Salah satu cara efektif dalam membentuk kemandirian adalah melalui aktivitas motorik praktikal. Kegiatan-kegiatan sederhana seperti menuang air ke gelas, membuka dan menutup kancing baju, hingga mengelap meja ternyata menyimpan manfaat besar dalam perkembangan anak.

Apa Itu Aktivitas Motorik Praktikal?

Aktivitas motorik praktikal merupakan bagian dari kegiatan yang berakar dari metode Montessori. Fokus utamanya adalah memberikan anak kesempatan untuk belajar melakukan tugas-tugas kehidupan sehari-hari secara mandiri, dengan menggunakan keterampilan fisik yang melibatkan koordinasi tangan, mata, dan konsentrasi.

Contoh aktivitas ini meliputi:

  • Menuang air dari teko ke gelas
  • Mengancing dan membuka baju sendiri
  • Menyendok biji-bijian dari satu wadah ke wadah lain
  • Menyapu dan membersihkan meja
  • Mengikat tali sepatu

Manfaat Aktivitas Motorik Praktikal

  1. Melatih Koordinasi dan Keterampilan Motorik Halus
    Gerakan seperti menuang air atau mengancingkan baju membantu anak mengasah otot-otot halus pada tangan dan jari. Ini penting untuk persiapan menulis dan aktivitas lainnya di usia sekolah.
  2. Menumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Kemandirian
    Ketika anak berhasil melakukan sesuatu sendiri—meski sederhana—ia akan merasa bangga. Ini memicu kepercayaan diri dan dorongan untuk mencoba hal baru secara mandiri.
  3. Membangun Fokus dan Ketekunan
    Aktivitas motorik praktikal menuntut perhatian dan ketelitian. Saat anak terlibat, mereka belajar untuk fokus, menyelesaikan tugas, dan tidak mudah menyerah.
  4. Mengembangkan Kemampuan Problem Solving
    Misalnya saat menuang air terlalu penuh atau kancing tidak pas, anak belajar untuk mencari solusi dan mencoba kembali.
  5. Membiasakan Tanggung Jawab Sejak Dini
    Dengan diberi kepercayaan untuk melakukan tugas rumah yang sesuai usianya, anak belajar bahwa ia bagian dari keluarga yang juga bisa berkontribusi.

Peran Peran Orang Tua dan Guru

Baik di rumah maupun di lingkungan belajar seperti PAUD, peran pendamping sangat krusial. Orang tua dan guru perlu menyediakan waktu, ruang, dan alat yang sesuai untuk anak bereksplorasi. Hal yang tak kalah penting adalah memberi kepercayaan, tidak terburu-buru membantu, dan memberi apresiasi atas setiap usaha, bukan hanya hasil.

Dukung Tumbuh Kembang Anak Bersama Hara Kira

Di Hara Kira, aktivitas motorik praktikal menjadi bagian penting dalam proses belajar anak usia dini. Kami memahami bahwa setiap gerakan kecil adalah langkah besar menuju kemandirian. Karena itu, metode pembelajaran kami menggabungkan adalah program Home-Private Calistung yang dirancang khusus untuk membantu anak belajar membaca, menulis, dan berhitung dengan mudah dan menyenangkan dengan mengintegrasikan kurikulum Montessori dan Singaporean math

Yuk, berikan anak Anda pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

#MotorikPraktikal #AnakMandiri #TumbuhKembangAnak #BelajarSejakDini #KemandirianAnak #HaraKira

Lorem ipsum dolor sit amet consectetur. Arcu nulla nec id feugiat vel. Ultrices sit sociis dolor ac mauris porttitor lectus eu. Lobortis id pharetra pretium aliquet. Magna quam dignissim aliquet euismod nibh ipsum consectetur mi. Lorem ipsum dolor sit amet consectetur. Arcu nulla nec id feugiat vel. Ultrices sit sociis dolor ac mauris porttitor lectus eu. Lobortis id pharetra pretium aliquet.